Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Tadi malam, Minggu, 31 Agustus 2008 diadakan acara pembukaan safari Ramadan yang diadakan oleh ImsQa – PermiQa - KBRI di KBRI Doha. Hadir dalam kesempatan itu Bpk. Duta Besar RI untuk Qatar, Bpk. Rozy Munir beserta istri, ustad tamu Prof. DR. KH Didin Hafidudin, ketua PermiQa bpk. Ali Mustofa, staff KBRI, serta para undangan laki-laki dan perempuan sejumlah 100 orang. Acara dimulai dengan Shalat Isya' berjamaah dilanjutkan dengan sambutan dari panitia KBRI yang diwakili oleh bpk. Andang, ketua panitia ImsQa – PermiQa bpk. Faried dan tak lupa sambutan dari bpk. Rozy Munir. Acara inti berupa ceramah dengan tema hikmah puasa disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Didin Hafidudin dan dilanjutkan dengan shalat Tarawih dan Witir berjamaah.

Bpk. Rozy Munir dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan puasa diharapkan  membawa kita sebagai warga Indonesia di Qatar semakin memupuk tali persaudaraan dan kerukunan. Kebersamaan dan kerukunan warga Indonesia di Qatar selama ini telah terbukti dengan suasana "guyub' dalam beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI. Seperti berbagai peringatan hari besar yang diselenggarakan di KBRI dan yang masih hangat adalah peringatan HUT RI kemarin. Oleh karena itu dengan momentum puasa kali ini suasana "guyub' itu diharapkan lebih terpelihara dan meningkat kualitasnya.

Acara inti dalam pembukaan safari Ramadan kali ini adalah ceramah agama yang disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Didin Hafidudin. Beliau menyampaikan beberapa hikmah puasa yang harus kita ambil dan amalkan. Disela-sela ceramah diselingi dengan joke-joke segar yang membuat para hadirin tertawa dan hilang kantuknya. Beliau menyampaikan ceramah sekitar empat puluh lima menit.

Hikmah puasa yang pertama adalah pengendalian diri atau imsak. Harta yang dalam bahasa arabnya "mal" asal katanya kecenderungan. Segala sesuatu perlu pengendalian diri, diperlukan keseimbangan dan kesederhanaan dalam mencintai dan membenci. Dikisahkan dulu di kampung narasumber ada seorang pemuda yang sangat membenci seseorang yang sudah tua. Tapi setelah waktu berlalu orang yang dibencinya ini menjadi mertuanya. Para hadirin tertawa mendengar cerita ini. Orang berpuasa dituntut untuk mengendalikan hawa nafsu, apabila ada yang mencela maka berkata maaf saya sedang berpuasa. Hikmah puasa yang kedua melekatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, memperbanyak membaca Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai kurikulum kehidupan kita. Hikmah yang ketiga puasa sebagai bulan kasih saying, bulan untuk berinfaq dan menyayangi orang miskin papa. Dikatakan tanda-tanda shalat yang khusuk adalah sejauh mana seseorang menyayangi kaum lemah.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan Shalat Tarawih berjama'ah yang dipimpin oleh Ust. Sudrajat dibantu bilal Ust. Imam Byhaqy. Setelah Shalat Witir Ust. Agus memberitahukan bahwa Shalat Tarawih berjamaah akan dilangsungkan setiap hari di KBRI. Acara pembukaan Safari Ramadan kali ini berjalan dengan penuh hikmah dan kebersamaan. (Kangmas)


lalarosa wrote on Sep 4, '08
salam kenal n selamat menunaikan ibadah puasa :D
Add a Comment